Kamis, 10 Juli 2008

Right Cerebral-Atrophy


Damn..Aku merasa mengalami degradasi kualitas otak besar2an... Apa semua orang yang masuk kedokteran akan kehilangan kemampuan otak kanannya ya? Lack of creativity, lack of imagination, lack of sense of humor.. hhhh.. Temanku yang orang non-kedokteran, berpendapat kalau anak kedokteran itu jarang yang bisa tulis menulis. Itu terbukti padaku.Tapi tidak juga ah..ada pustika atau felix, temanku anak fk yang rajin nulis untuk majalah kedokteran atau rajin bikin makalah ilmiah, atau penelitian ilmiah. Jadi apa hanya aku saja yang mengalami fenomena ini?damn..aku benci menjadi anomali Aku selalu kesulitan memulai bercerita darimana, selalu buruk dalam bercerita karena cerita jadi ga sistematis dan membingungkan.Flight of Ideas..itu istilah psikiatrinya.Mengarang adalah kegiatan yang paling aku benci dari sejak SD. Prestasiku dalam hal karang-mengarang paling mentok jadi juara 3 lomba karya tulis waktu di SMP. Itupun sampai sekarang aku masih tidak percaya, kenapa aku bisa dapat ide saat itu untuk menulis.

Saat orang mulai ramai membuat blog, aku cuma latah ikut2an membuat blog. Alhasil, blogku paling sepi karena aku menulis hampir 2 bulan sekali. Berbeda sekali dengan temanku, sukma. Dia terbilang pendiam, tapi ternyata bahasa tulisnya bener2 mantap tidak seperti aku yang cenderung rame, tapi bahasa tulisnya acak adut. Dia bahkan punya 2 blog untuk menampung kreativitasnya dalam menulis. Sedangkan aku, ide menulis tak kunjung datang. Apalagi semenjak lulus kuliah, karena tidak ada paksaan untuk menulis makalah, akupun jarang sekali menggerakkan tanganku diatas komputer kecuali untuk chatting, bikin surat buat si bos, dan browsing.
Semua ide sepertinya hilang. Apa ini berarti otak kananku mulai mengkerut yah??
Yap..aku mendiagnosis diriku..Right Cerebral Atrophy. Kondisi dimana sebagian besar jalur2 di otakku mulai mendangkal, girus2 di otak kananku udah mulai menghilang, dan ventrikel di dalam otakku mulai melebar. Obatnya kira2 apa yah??

Selasa, 13 Mei 2008

Kerja di Eijkman=makan2;p


Eijkman,13 Mei 2008..
yang " Seperti biasa,memulai hari sarapan di kafe eijkman.Hari ini bihun lumayan bikin perutku tambah gembul di pagi hari. Karena ga biasa makan makanan yang "sepi", maka kutambahkan telor dadar goreng dan nugget yang udah aku siapkan dari kemarin.Hmm...lumayan juga hasilnya.. Kuenyang..

Mas is tiba2 bawa se'karung' gorengan dari penjual gorengan depan IRNA A..Wah, ubi goreng keliatannya menggoda nih..Jadilah, aku menoel2 ubi dan keterusan sampe habis 1 potong ubi goreng..Aduh..ko rasanya celanaku menyempit yah?Ini mah, perutnya yang kegendutan nit..;)

Ket. gambar:(acara makan2 Eijkman untuk melepas dr.
Rina Masadah, Sp.PA, DFM [yang pake baju batik]
kembali ke institusinya yaitu FK UNHAS)

Itu cuma 1 hari dari banyak hari yang udah aku jalani di tempat kerjaku dari sejak lulus, Eijkman Institute for Molecular Biology. Dari namanya sih terkesan sangat serius, penuh dengan ilmuwan dengan lab coat putih dan tabung2 reaksi yang berasap..Weits..tapi ternyata kenyataannya tidak demikian. Selama aku bekerja disini kurang lebih 6 bulan, yang paling berkesan di benakku adalah..ACARA MAKAN-MAKAN!!Setiap hari, acara sarapan bersama geng se-lab tidak pernah terlewatkan. Selain itu, sering banget kami menyempatkan waktu untuk "ngemil sore" bersama sebelum pulang.Belum lagi setiap bulan selalu ada makan2 besar untuk merayakan hari ulang tahun pegawai eijkman yang kebetulan lahir di bulan itu.
Hehehe..kayanya berat badanku naik beberapa kilo semenjak aku bekerja disini.



Rabu, 07 Mei 2008

Ketidak pastian

Am i belong to this place?

Am i deserve to be here?

Senin, 05 Mei 2008

kantor IDI yang jauuuuuuuuuuh

Hari ini gw akhirnya mengurus keanggotaan IDI gw.
Sengaja bangun lebih pagi dari biasanya untuk mandi de el el, n brangkat ke kantor IDI yang cukup jauh dari kos.
Walo banyak orang bilang kalo dokter itu kaya, gw sebagai dokter baru merasa masih berpenghasilan mahasiswa, berpenampilan mahasiswa dan kebiasaan masih sama seperti waktu kuliah.
Ke kantor IDI masih dengan bis yang hanya bayar 2000 perak.
Turun dari angkutan di pemberhentian bis yang masih cukup jauh dari kantor IDI yang dituju, sisanya yaaaa..jalan kaki lah. Lumayan menghemat penghasilan bulan ini.Lumayan untuk menabung,syapa tau cukup buat sekolah spesialis. BAH..sampai kapan gw masih bermimpi.

Jam 8 gw sampai di depan kantor IDI yang ternyata sekaligus tempat nongkrongnya cleaning service dan tukang parkir itu,apek penuh asap rokok. "petugasnya dateg jam 9 mbak",kata salah satu dari CS(cleaning service) itu ketika tau tujuan gw. Hhhhhh...knapa sesiang itu sih??batun gw.Kan gw mesti ke kantor!dan gw juga ga perlu bangun sepagi itu buat ngejar waktu...penyesalan selalu datang belakangan..
Untung aja gw bawa mainan di pda gw...TEXT twist yang lumayan bikin gw ga bosen. Ga kerasa udah jam 9,si bapak tua yang baik hati datang dengan ramahnya. Proses masih berlangsung lancar tanpa bertele-tele sampai saat dia bilang kalo kartu keanggotaannya baru jadi 6 bulan seteleah hari ini. WHATSSS???
lama amaaat..
kenapa negeri ini dipenuhi dengan birokrasi yang ribet... Indonesia: kalau bisa dipersulit kenapa harus mudah.

Akhirnya slese juga awalan pendaftaran gw ke IDI.
tiba saatnya untuk balik ke kantor. Kembali berdesak2an di bis..
Rasanya ingin sekali melabrak cowo itu,dengan enaknya dia duduk dan terkantuk2 padahal di sebelahnya ada nenek2 tua yang udah mengalami gangguan keseimbangan harus terus berdiri sampai tempat tujuannya.
BENER2 EGOIS..
Mungkin kekerasan kota metropolitan sudah membuat seseorang kehilangan hati dan toleransinya
hhh..gw hanya menggerutu dalam hati..capai hati dan capai fisik yang harus menggedong tas ransel yang terasa kian berat.